Kasih Sejati

Ada satu pertanyaan yang muncul dihatiku,
Kenapa ego mengalahkan kasih?
Kenapa kesalahan mengalahkan kasih?
Kenapa realita mengalahkan kasih?
Bukankah kasih itu yang terbesar,
Bahkan dari harapan dan iman,

Mungkin karena kebosanan,
Mungkin karena keengganan,
Untuk mempercayai sebuah kasih,
Untuk mengambil sebuah kasih,

Bukankah kasih mengalahkan ego?
Bahkan dia menutupi kesalahan,
Dan dengan pasti,
Kasih menutupi segala dosa,
Itulah yang tertulis dengan pasti,

Tapi, tidak seperti itu yang terjadi,
Ada harga yang harus dibayar,
Ketika kasih menjadi pudar,
Ketika kesalahan terlalu berat,

Sebagaimanapun kita mengharapkan,
Kasih manusia tidak pernah sempurna,
Ketidaksempurnaan itu sebenarnya bisa menjadi indah,
Jika kita punya jiwa besar untuk mengambilnya,

Tidak ada yang perlu disalahkan,
Kasih tidak pernah salah,
Ketika semua tidak sesuai dengan impian,
Datanglah ke kasih sejati yang tak pernah mati,

Kasih itu yang menerima semuanya,
Yang menilai diri dengan utuh,
Yang tidak menyimpan dendam atau salah,
Tetapi yang selalu memberi sampai akhir,

Kasih-Mu Tuhan yang ada untukku,
Tidak pernah hilang dilekang waktu,
Sempurna dalam kemuliaanMu,
Memeluk tanpa menghakimi,

Aku meraih kasih itu,
Kasih sejati yang tak pernah mati,
Kasih sejati yang tak pernah habis,
Kasih Tuhan yang maha mulia.

“Siapakah gerangan ada padaku disorga? Selain Engkau tidak ada yang kuingini di bumi. Sekalipun dagingku dan hatiku habis lenyap, gunung batuku tetaplah Allah selama-lamanya.”

PS : I love You

Dea, 16-02-2008

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s