Keliling Dunia Bersama Air Asia

Penerbangan dari Jakarta ke Kuala Lumpur akan segera diberangkatkan. Bukan ini tapi penerbangan yang saya tunggu-tunggu, walau ini merupakan kali pertama saya naik pesawat ke luar negeri. Penerbangan dari Kuala Lumpur menuju salah satu impian negara yang ingin saya kunjungilah yang membuat hati saya cerah gembira. Kami akan segera berangkat menuju Siem Reap, sebuah kota di Kamboja yang terkenal dengan Angkor Wat dan Angkor-Angkor lainnya. Saya menanti-nantikan agar dapat menjejakkan kaki dan memegang langsung tembok-tembok kunonya. Untung saja Air Asia, salah satu budget airlines memberikan harga promosi untuk tiket penerbangan kami. Sehingga saya dapat mewujudkan impian untuk melihat langsung Angkor Wat yang terkenal karena merupakan salah satu situs bersejarah dari Unesco Heritage, Bayon yang memiliki sisi magis karena keindahan pahatan muka empat arahnya, serta Ta Prohm yang menjadi scene tempat film terkenal, Tomb Raider, semua itu adalah tempat-tempat yang sangat ingin saya lihat secara langsung dengan mata kepala sendiri.

Air-Asia-Dea-Sihotang (4)Perjalanan pertama kali ke luar negeri – sedang transit di Singapura.

Air-Asia-Dea-Sihotang (5)Akhirnya saya kesampaian liat Angkor Wat langsung! Horeeee!!!

 

Penerbangan menuju Kamboja berlangsung dengan baik. Saya memang pernah menggunakan jasa pesawat Air Asia untuk terbang ke Bali sebelumnya. Menurut saya, pesawat-pesawat Air Asia yang saya naiki selalu memiliki kebersihan yang excellent. Kondisi dalam pesawat yang terawat serta keadaannya yang terlihat seperti baru dan wangi membuat kami merasa nyaman. Inilah seharusnya keadaan sebuah pesawat yang dapat diterima oleh masyarakat dunia. Karena pesawat adalah sebuah moda transportasi umum yang sering digunakan, apalagi jika kategori pesawat tersebut adalah budget airlines dengan target penumpang yang menggunakan jasa penerbangan ini tidak melulu orang berduit, namun juga mereka yang butuh terbang tapi punya kondisi keuangan pas-pasan, macam saya ini.

Air-Asia-Dea-Sihotang (9)Pemandangan awan yang berkejar-kejaran selalu membuat saya tersenyum.

Air-Asia-Dea-Sihotang (10)Kebersihan pesawat merupakan prioritas penumpang juga saat memilih jasa penerbangan.

 

Sayangnya banyak airlines yang mengatasnamakan dirinya budget flight, lalu kondisi pesawat yang mereka suguhkan untuk kami para penumpang pas-pasan ini adalah pas-pasan juga. Tidak diperhatikan kebersihan bangku, kamar mandi atau lorong pesawat. Tidak juga diperhatikan penampilan bangku pesawat dan pernak-perniknya. Pernah saya mengernyitkan mata ketika melihat majalah travel promosi buatan salah satu airlines yang terlihat sangat lusuh dan buruk rupa, seakan sudah terongok ratusan hari di dalam kantong belakang bangku pesawat dan telah dibuka oleh ratusan tangan. Padahal tidak jarang majalah travel di dalam pesawat dapat memberikan inspirasi kepada para penumpang untuk pergi ke suatu tempat. Seperti yang terjadi ketika saya terbang ke Malaysia dan melihat sebuah liputan di majalah Travel 3Sixty milik Air Asia tentang Penang dan saya memutuskan untuk melihat langsung kota Penang setelah membaca artikel singkat di majalah tersebut, sehingga terbanglah saya kemudian ke Penang. Dengan begitu, penumpang akan semakin banyak menggunakan jasa penerbangan ‘kan?

Air-Asia-Dea-Sihotang (1)Saya dengan seorang teman terbang ke Penang, Malaysia.

 

Bicara soal kenyamanan dalam pesawat, tentunya sangat perlu untuk diperhatikan. Apalagi jika kita harus menghabiskan waktu selama 4 jam di pesawat, seperti yang saya alami ketika terbang liburan ke Nepal. Untungnya saya cukup lucky karena sering sekali dapat bangku hot seat dari Air Asia. Padahal saya tidak pernah pesan bangku hot seat, hehe. Mungkin karena setelah pengalaman terbang ke luar negeri pertama kali, saya jadi kecanduan traveling dan lagi-lagi saya mempercayakan Air Asia untuk membawa saya dari satu negara ke negara lainnya. Waktu penerbangan dari Kuala Lumpur ke Nepal, saya memperoleh tempat duduk hot seat yang berarti saya bisa selonjoran kaki dengan bebas, karena lokasi tempat duduk berada di barisan pertama pesawat terbang setelah kamar mandi dan memiliki area luas untuk selonjoran kaki. Lalu yang lebih membuat penerbangan tersebut menjadi menyenangkan, karena tepat di depan saya, duduklah seorang pramugara ganteng yang sering tersenyum manis dan bikin saya jadi malu-malu kucing kege-eran. Memang tepat para pramugara dan pramugari harus ganteng-ganteng dan cantik-cantik serta murah senyum, karena akan anyep banget kalau selama penerbangan kita diharuskan melihat muka masam yang cemberut dan – maaf, kurang menarik. Yah, walau kita tidak bertukar nomor telpon, tapi saya cukup bahagia bisa tebar pesona sama si mas ganteng selama 4 jam itu.

Air-Asia-Dea-Sihotang (11)Perjalanan dari Kuala Lumpur menuju Kathmandu, Nepal! Pertama kali terbang dengan Air Asia X.

Air-Asia-Dea-Sihotang (8)Dan saya beruntung karena dapat kursi hot seat. Yippiieeee!

 

Memang sejak terbang pertama kali ke luar negeri menggunakan Air Asia, saya jadi cenderung berkiblat ke Air Asia untuk terbang ke negara-negara lainnya. Sampai seorang teman menjuluki saya Miss Air Asia, saking getolnya saya menunggu promosi besar-besaran dan mulai deg-degan akut berharap tujuan ke negara inceran saya masuk dalam promosi. Dapat dibilang hidup saya berubah sejak Air Asia ada dan memungkinkan saya untuk mewujudkan impian traveling saya ke berbagai penjuru dunia, setidaknya Asia. Saya sabar sekali menunggu waktu traveling saya tiba, walau tiket telah dibeli berbulan-bulan sebelumnya. Namun membeli tiket promo memiliki resiko yang cukup besar, karena biasanya saat waktu untuk terbang tiba, ada saja hal yang bisa bikin rencana traveling batal. Contohnya waktu tiket Kuala Lumpur – Yangoon – Kuala Lumpur dan Kuala Lumpur – Vientiane – Kuala Lumpur yang sudah berada ditangan, namun terpaksa harus dibatalkan karena boss mengancam saya harus ikut meeting di kantor. Hancur rasanya hati, namun ya sudahlah, saya harus sabar menunggu promosi berikutnya dari Air Asia untuk kedua destinasi tersebut.

Air-Asia-Dea-Sihotang (3)Sssttt.. Ini rahasia, cowok bule yang sedang sibuk berbicara itu juga manis ‘kan?:P – Ini cuci mata saat terbang ke Kuala Lumpur dari Manila, haha.

 

Air Asia bukan hanya memberi kesempatan kepada saya untuk mewujudkan mimpi mengunjungi Kamboja, Chengdu, Vietnam, Philippines, Nepal, Malaysia dan Sri Lanka, yang akan saya kunjungi pada akhir minggu ini. Namun Air Asia juga mengantarkan saya ke Sulawesi Selatan untuk mengunjungi Tana Toraja yang telah lama saya impi-impikan untuk dapat melihat langsung rumah-rumah tongkonan dan upacara adat Rambu Solo. Rasanya tempat-tempat yang tadinya hanya bisa saya bayangkan dari visual layar kaca atau cerita-cerita majalah bergambar, sekarang bisa saya sentuh langsung, bisa saya tapaki langsung permukaan tanahnya dan bisa saya hirup langsung udara disekitarnya.

Air-Asia-Dea-Sihotang (2)Pertama kali solo travel sendirian ke Vietnam, deg-degan tapi excited!

Air-Asia-Dea-Sihotang (6) Air-Asia-Dea-Sihotang (7)

Bisa ke negeri Cina dan photo selfie sama Panda yang cuek, karena tiket promosi dari Air Asia.

Air-Asia-Dea-Sihotang (12)Trekking di Batad, Banaue, Philippines akhirnya tercapai setelah hanya melihat di postcard pemberian teman.

 

Saya bersyukur mimpi-mimpi saya untuk mengunjungi tempat-tempat di belahan bumi ini pelan-pelan terwujud satu demi satu. Memang hal yang membatasi saya untuk traveling sebagai seorang pekerja adalah minimnya jatah cuti. Namun tagline Air Asia, “Now Everyone Can Fly,” rasanya nyata betul. Karena siapa sangka saya akhirnya bisa melihat Panda secara langsung di Chengdu, memegang tembok-temboknya Angkor Wat, hiking di Annapurna region dan melihat 7 summit keren milik pegunungan Annapurna di Nepal, trekking kehujanan sambil tahan nafas karena terkagum akan keindahan Banaue Rice Terraces di Philippines dan sebentar lagi melihat langsung Sigiriya di Sri Lanka dengan mata kepala sendiri. Semua jadi mungkin karena Air Asia. I honestly want to say, thank you Air Asia and keep the promotion arises and fly us safe.

Let’s fly us safe 🙂

 

Cheers,

Dea Sihotang

 

Words Count 988 (tanpa caption pada photo)

Twitter : @deasihotang

Facebook : Dea Sihotang

Advertisements

6 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s