Penjelajahan 9 Kota, 10 Hari di Vietnam – Saigon

Spoiler : Tulisan ini awalnya hendak saya kirimkan ke GoGirl! Indonesia, tapi ternyata sudah pernah ada yang mengangkat tentang Vietnam. Jadi, berakhirlah tulisan ini di blog saya. Enjoy ya! 🙂 – dea

10-saigonSelamat datang di Saigon!

Backpackeran seorang diri di negara well developed seperti Eropa mungkin masih lebih baik dibanding backpackeran di negara Asia Tenggara, yang cenderung masih semerawut dalam hal sistem dan fasilitasnya, namun bukan berarti nggak mungkin loh. Perjalanan kali ini membawa saya selama 10 hari ke salah satu negara di Asia Tenggara yang memperoleh kemerdekaannya 3 tahun setelah Indonesia merdeka. Langsung simak aja yuk perjalanan saya ke 9 kota di Vietnam ini…

 

Saigon

01-saigon-city

Kesan pertama saya ketika berada di kota Saigon adalah spot jantung. Saigon adalah kota sibuknya Vietnam. Seorang teman menjemputku dengan motor di sebuah mall yang cukup dekat dari bandara dan bisa dicapai dengan berjalan kaki dari bandara. Aku terheran-heran ketika melihat teman yang menjemput menggunakan short dress, heels, namun mengendarai motor. Spot jantung mulai terjadi ketika melihat banyaknya motor yang hilir mudik di jalan raya Saigon, apalagi sistem mengemudi di Vietnam beda arah dengan Indonesia. Padatnya penduduk dan cara pengendara motor berkendara disana mungkin seperti tukang bajaj di Indonesia, hanya Tuhan dan mereka saja yang tahu kapan mereka akan belok dan berhenti. Namun mereka cukup patuh pakai helm, karena semua pengendara motor disana pasti pakai helm, walau hanyalah helm ceplok. Jika tidak pakai helm, siap-siapa di denda sama polisi setempat. Dan biasanya dendanya bisa sampai 100.000 rupiah. Mahal ya…

09-bersama-teman-teman-dari-vietnamBersama teman-teman dari Vietnam di Saigon.

Jangan lupa ketika berada di kota Saigon, nikmatilah sepuasnya makanan Vietnam yang yumm yumm banget. Favorite saya pastinya Pho Noodle dan Bun Cha. Cobain juga roti sandwichnya yang lekkeerrr… Karena terpengaruh dengan gaya ala Perancis jaman dahulu. Tapi buat kamu yang khawatir apakah makanan tersebut halal atau tidak, sebaiknya memang ditanyakan terlebih dahulu, karena pengalaman saya, banyak Pho yang mengandung daging babi. Kalau saya sih nggak punya masalah, hehe.

02-makan-pho 03-pho-beef

Rasanya seperti berada di surgaaaaaa dengan makanan seenak ini berada di depan mata hehehee…

Reunification Palace

07-reunification-palaceSaigon punya banyak tempat wisata yang bisa dikunjungi, salah satunya adalah Reunification Palace, War Remnant Museum, Benh Tanh Market, Pink Church, Post Office, Opera House, dan tempat-tempat lainnya. Saya mengunjungi Reunification Palace untuk rute pertama di kota Saigon. Ini adalah Istana President yang cukup menarik untuk dikunjungi supaya tahu seperti apa tempat Ho Chi Minh dan para penerusnya saat bekerja sehari-harinya dulu. Untuk memasuki tempat ini, kita harus membayar 20.000 VND ($1). Tempat ini buka setiap hari dari pukul 7.30 – 11.30 pagi dan 13.00 – 17.00 sore dan terletak di 135 Nam Kỳ Khởi Nghĩa, Bến Thành, Hồ Chí Minh, Vietnam.

06-reunification-palace 05-reunification-palace 04-reunification-palaceBeberapa bagian yang terdapat di Reunification Palace.

 

War Remnant Museum

11-war-remnant-museumLalu saya melanjutan perjalanan dengan mengunjungi War Remnant Museum yang terletak di 28 Võ Văn Tần, phường 6, Quận 3, Hồ Chí Minh, Vietnam, dengan tiket masuk sebesar 15.000 VND. Siap-siap tissue segunung kalau mengunjungi tempat ini, karena photo-photo yang ditampilkan disini akan sangat menyayat hati. Museum ini menunjukan bagaimana pembantaian yang dilakukan oleh pasukan Amerika kepada rakyat Vietnam pada masa pasca perang dunia kedua berakhir.

12-war-remnant-museum 16-war-remnant-museum

Tidak tanggung-tanggung, pasukan Amerika ini membasmi rakyat Vietnam dengan menyemprotkan obat kimia yang berbahaya sehingga merusak tubuh dan keturunan selanjutnya. Sedih sekali! Banyak manusia yang cacat sampai sekarang akibat toxic yang disemprotkan secara ganas oleh tentara Amerika dalam sebutan Agent Orange, Agent Purple, Agent Pink, Agent Green. Perasaan saya begitu mengharu biru setelah mengunjungi tempat ini. Saya pun mendapat pelajaran yang luar biasa. Mereka yang cacat saja bisa begitu antusias untuk hidup dan terus belajar. Saya yang memiliki tubuh yang normal seharusnya tidak boleh menyerah untuk hidup dan berusaha untuk menggapai impian-impian saya.

15-war-remnant-museum 14-war-remnant-museum 13-war-remnant-museumMelihat photo-photo ini, selalu menguatkan saya ketika saya sudah mulai give up dengan hidup… Mereka saja begitu semangat untuk hidup dan terus berkarya…

 

Du Bac Church

17-du-bac-church 19-du-bac-church

Du Bac Church dan interiror di dalamnya. Mirip gereja di Perancis.

 

Tempat selanjutnya adalah Pink Church atau nama aslinya Du Bac Church. Disini akan terasa kental sekali interior gereja gaya Eropa. Bahkan bangunan-bangunan di pusat kota Saigon kental sekali dengan gaya interior Perancisnya, salah satu negara Eropa yang pernah lama menjajah Vietnam. Saya seperti sedang berada di Paris dan bukan di salah satu kota di Asia Tenggara. Dekat dengan Pink Church terdapat Post Office tua yang banyak juga jadi objek wisata para turis. Lalu Benh Tanh Market yang biasa dikunjungi oleh mereka yang doyan belanja. Karena saya mau ke Tay Ninh, aku skip tempat-tempat tersebut dan memilih untuk melanjutkan perjalanan setelah puas berkeliling kota Saigon.

18-du-bac-churchSeorang pedagang berusaha menawarkan dagangannya kepada kami.

Selanjutnya dari kota Saigon, saya berangkat menuju Tay Ninh. Kota dimana teman saya tinggal dan juga tempat dimana terdapat Cao Dai temple dan Chu Chi Tunnel. Rasanya memang kurang lengkap kalau ke Vietnam tapi tidak mengunjungi Chu Chi Tunnel, sebuah terowongan pertahanan masyarakat Vietnam saat perang dengan Amerika dahulu.

Tunggu cerita saya selanjutnya yaa..

Cheers,
Dea Sihotang

Disclaimer

Advertisements

2 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s