Melihat Komodo bersama Lomba Blog Pegipegi

Indonesia adalah negara yang sangat kaya akan alamnya. Itu sudah banyak diakui oleh orang-orang di seluruh penjuru dunia. Oleh karena negara ini merupakan salah satu negara kepulauan yang terbesar dan memiliki lebih dari 17.000 pulau. Kekayaan alamnya yang beraneka ragam, banyak menarik para wisatawan dalam maupun luar negeri untuk bertandang ke Indonesia.

 

Namun sangat disayangkan, karena untuk dapat menjelajahi tempat-tempat di Indonesia sendiri dari dalam negeri cukup sulit untuk dilaksanakan. Pasalnya, banyak tempat-tempat wisata yang indah namun masih minim dengan infrastruktur dan transportasi umum yang baik. Sehingga mencapainya bisa menghabiskan banyak uang untuk biaya tiket pesawat, hotel dan akomodasi yang terkadang masih masuk dalam kategori minim dan jauh dari standar internasional.

 

Siang ini, terdengar kabar dari seorang teman bahwa Pegipegi.com bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Blog Detik mengadakan sebuah lomba menulis di blog. Yang membuat saya tertarik untuk ikutan mengikuti lomba menulis blog ini bersama dengan bloggers lainnya adalah hadiahnya untuk berlibur secara gratis bersama Alexander Thian dan katanya ini merupakan kegiatan #BukanSekedarTraveling! Penasaran banget! Apalagi syukur-syukur jika saya dapat hadiah traveling gratis ke Nusa Tenggara Timur yang merupakan salah satu impian saya.

 

Apa sih yang menarik dari Nusa Tenggara Timur? Belakangan ini, memang Nusa Tenggara Timur telah menjadi destinasi favorit bagi wisatawan asing maupun dalam negeri (baca ; yang mampu). Mengapa? Karena pada tanggal 16 Mei 2012, terdengar sebuah pengumuman yang menggemparkan dalam konotasi yang positif karena seluruh rakyat Indonesia menjadi bangga karenanya. Tepat pukul 17.00 WIB, di Zurich, Swiss, disampaikan bahwa Pulau Komodo, salah satu pulau yang terdapat di Nusa Tenggara Timur merupakan bagian dari New 7 Wonders, bersanding dengan Pulau Jeju (Korea Selatan), Puerto Princesa Underground River (Filipina), Halong Bay (Vietnam), Iguazu Falls (Argentina), Table Mountain (Afrika Selatan) dan Amazon (Amerika Selatan).

ntt-komodo-20072014komodo

Photo di ambil dari http://www.indonesia.travel/id/destination/106/taman-nasional-komodo

 

Mendengar hal tersebut, tentu saja, sebagai bagian dari 252 juta orang yang tinggal di Indonesia, saya ingin sekali bisa mengunjungi pulau Komodo yang mendadak terkenal ini. Masa ironis sekali rakyat Indonesia belum pernah ke tempat yang begitu terkenal di mancanegara dan jelas-jelas berada di negerinya sendiri…

 

Namun, bukan hanya itu saja alasannya, ada banyak tempat wisata lain yang patut dikunjungi di Nusa Tenggara Timur. Sebut saja Danau Kelimutu yang terdapat di pulau Flores. Lalu indahnya alam bawah laut pulau Alor yang tidak diragukan lagi akan mendatangkan decak kagum dan rasa syukur kepada Tuhan YME oleh karena hadiah alam yang begitu indah untuk rakyat Indonesia. Lalu jangan lupa dengan Desa Waerebo, sebuah dusun yang masih mempertahankan sisa arsitektur adat budaya Manggarai walau hari demi hari sudah semakin terancam punah karena ditinggalkan oleh pengikutnya. Jangan dilupakan juga pulau Rote, yang terkenal di kalangan para surfer kelas dunia serta masyarakat Sabu yang ramah dan hangat. Lalu bayangkan hebatnya para leluhur kita yang menciptakan sistem bertani dengan bentuk jaring laba-laba raksasa di Manggarai. Yang paling mencenggangkan adalah telusur jejak para manusia Hobbit di Liang Bua. Ohhh Indonesia, you are so unique and awesome! Don’t you realize that?

 

Lihatlah video-video ini jika kamu tidak percaya betapa indahnya Indonesia…

 

 

 

Hal-hal tersebut yang disebutkan masih belum dapat mewakili akan indahnya kepulauan Nusa Tenggara Timur ini. Semoga saja walau saat ini mulai menjadi destinasi banyak wisatawan, keindahan dan kebersihan lingkungan di kepulauan ini dapat tetap terjaga keasriannya.

 

Banyak harapan dari para pencinta jalan-jalan di Indonesia, terutama para bloggers yang siap sedia selalu menulis cerita-cerita perjalanan mereka di dunia maya dengan harapan dapat menginspirasi orang lain untuk ikut berkelana di negeri ini dan sebagai salah satu upaya dalam memperkenalkan indahnya Indonesia. Harapan-harapan tersebut salah satunya adalah semakin mudahnya sarana untuk mewujudkan perjalanan ke Nusa Tenggara Timur dan tempat-tempat indah lainnya yang ada di bumi Indonesia.

 

Rasanya sangat disayangkan jika mengunjungi negara tetangga di nilai lebih mudah dibandingkan menjelajah negeri sendiri. Seandainya sarana-sarana untuk berkunjung antar pulau di Indonesia semakin dipermudah, dipercaya bukan hanya wisatawan mancanegara yang rela jauh-jauh datang ke Indonesia, tetapi masyarakatnya sendiri akan lebih bangga dan antusias untuk dapat berkeliling Indonesia. Semoga saja suatu hari nanti, hal tersebut terwujud. Dengan adanya harapan, berarti masih adanya keperdulian. Dan dengan adanya keperdulian, berarti kecintaan akan negeri ini masih terus membara.

 

Jadi Alexander Thian yang baik dan para ibu serta bapak juri yang sedang sibuk membaca ratusan, bahkan mungkin ribuan artikel, jangan lupa ajaklah saya berlibur ke pulau yang indah ini, supaya bisa terwujud salah satu impian saya, haha.

 

Salam Ransel,
Dea Sihotang

Disclaimer

Advertisements

3 comments

  1. Salam Mbak Dea:
    Baca tulisan ini, sebagai anak Manggarai, saya merasa terharu dan sedikit GR. Hehhee… Selain itu, setidaknya saya bisa bernostalgia lagi dengan Labuan Bajo tempo dulu, tempat saya belajar sewaktu SMA, apalagi sebagai perantau di Tanah Papua. Hmmm, ingin cepat-cepat pulang kampung oooo…
    Salam

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s