Bercengkrama dengan Waktu bersama Alska

Alska, siapa itu? Salah satu pemain sinetron baru? Atau salah satu penyanyi band masa kini?

Bukan, bukan itu maksudnya.

 

Alska adalah salah satu tempat tersembunyi yang baru saja saya temukan baru-baru ini. Awal pertemuan kami simple banget. Kenyang sehabis makan di warteg langganan bersama Karina, teman se-kos saya, kami pun iseng berjalan kaki seputaran Cipete. Alasannya supaya kami menurunkan makanan yang baru saja di konsumsi dan meringankan perut kami yang terasa penuh. Tetapi selain dari alasan tersebut, tentu saja karena kami jenuh dan bosan di kos lagi, di kos lagi.

 

Jadilah kami berjalan pelan-pelan di jalan Cipete Raya dan tiba-tiba mataku tertumbuk kepada sebuah tempat kecil yang terletak di salah satu ujung sebuah ruko (atau begitulah kami panggil bangunan bertingkat yang banyak terdapat di pinggir jalan raya).

 

Alska. Apa ada hubungannya dengan Alaska? Pikirku dalam hati.

“Mari kita iseng ke dalam, kepengen tahu deh, itu tempat apa sih?” ajakku.

Kami pun masuk ke dalam tempat tersebut yang langsung di sambut dengan alunan musik menenangkan seperti di Himalaya… bukan, bukan di Alaska.

bercengkrama-dengan-waktu-bersama-alska-5

 

Aku menarik nafas lega, karena berarti tempat ini bukan salah satu toko winter accessories atau winter outfit. Malahan, semakin masuk ke dalam, kita akan tertarik dengan barang-barang yang ditaruh dengan begitu apik di dalam store. Terlihat sekali tangan yang menaruh barang-barang tersebut begitu thoughtful dan ga sembarangan. Pemiliknya adalah seorang photographer dari Surabaya, pantas saja rasa seninya terlihat sekali di tempat ini.

 

Iya, ternyata Alska adalah sebuah accessories store, tetapi ini bukan sembarang aksesoris ya. Karena terlihat dengan jelas barang-barang yang dipajang di tempat ini datangnya dari berbagai macam negara. Tidak terlalu banyak memang isinya, namun terlihat elegan karena di taruh secara hati-hati dengan penuh gaya dan estetika.

Saya melihat pernak-pernik kecil dari Vietnam, Nepal, Turki, Maroko, Bangkok, India, dan lain sebagainya. Ihhh cakep banget!

Tapi jangan kaget kalau melihat tag harganya, karena toko exclusive ini memang sedikit pricey yang dapat sangat dimaklumi, karena bayangkan saja kalau kamu harus membayar tiket pesawat ke tempat-tempat tersebut untuk membawa barang-barang itu kembali ke Jakarta. Mahal pasti kan?

bercengkrama-dengan-waktu-bersama-alska-6bercengkrama-dengan-waktu-bersama-alska-4

Toiletnya aja teduh banget!

 

Satu hal yang sangat eye-catching di tempat ini dan membuat perasaan saya sangat happy and feel like home adalah sebuah peta dunia besar yang tertempel dengan begitu indahnya di salah satu tembok. Warna-warninya yang colorful ditambah sebuah sofa santai dibalut kain rajutan warna-warni semakin membuat sudut tembok itu terlihat sangat instagramable. Ga heran, ketika kali kedua saya ke Alska, saya dimintain tolong oleh sepasang couple yang berusaha tampil kekinian dengan berphoto ria di sudut instagramable tersebut. Ketika mereka pergi, gantian dong kami yang photo-photo! Hahaha.

bercengkrama-dengan-waktu-bersama-alska-3

Alska juga menyediakan beberapa bangku di bagian dalam (yang ber-AC) serta di bagian luar (tidak terlalu memperhatikan tetapi nampaknya outdoor). Tempatnya nyaman sekali untuk duduk-duduk ngeteh atau nyoklat (iya benar, karena mereka pilihan menu mereka terlihat sehat sekali, mereka tidak menyediakan minuman kopi). Minumannya pun unik yang bikin kamu pengen coba semuanya (tadi ngintip pasangan sebelah, si cewek lagi pegang gelas teh ada bunga-bunganya, kok jadi pengen…). Saya sih baru nyobain sebuah minuman campuran matcha dengan peppermint yang basednya teh. Enyakkk! Belum lagi senyuman ramah kakak pembuat teh, siapa sih yang ga suka disenyumin dan disambut dengan baik (walau some of customers only come to see their products and not buy anything).

bercengkrama-dengan-waktu-bersama-alska-2Si kue Ku, datang dengan porselain kura-kura cantik.. Belum lagi tissuenya. Iya, yang kembang-kembang itu tissue!

 

bercengkrama-dengan-waktu-bersama-alska-1Si mbak ramah yang menyambut kami.

 

Wifinya juga kenceng! Ini yang bikin betah duduk berlama-lama. Bercengkrama dengan waktu di Alska terasa begitu singkat karena tiba-tiba saja sudah malam. Sayang mereka hanya buka pukul 11 siang sampai 9 malam. Sayang juga makanannya belum terlalu banyak, walau saya suka sih karena mereka Endonesaahh sekali makanannya, bayangkan saja, dalam sebuah etalase besar hanya ada 8 kue Endonesah, yaitu kue Bika 2 pcs, kue Ku 3 pcs dan Risoles 3 pcs. Agak curiga waktu pertama kali pesan kue-nya, karena kok kaya ga’ niat jualan snacks dengan persediaan sesedikit itu. Eh ternyata enyakk juga. Dan murah! Untuk tempat nongkrong enak yang tenang sambil menghabiskan waktu sambil mewujudkan kreatifitas kamu di depan laptop, this place is gonna be my next favorite!

bercengkrama-dengan-waktu-bersama-alska-7

All in all, I heard they’re gonna have a yoga class in second floor.

Oh, perfect!

 

Wanna drop by? For sure you can, but please, tetap bikin wifinya kenceng ya 😉

 

Älska

Cipete Raya 7D Jakarta Selatan Indonesia

Telp. +62 21 75904783

Email. helloalska@gmail.com

 

Cheers,
Dea Sihotang

Disclaimer

Advertisements

9 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s