Gunakan 24 Jam-Mu di Jakarta, untuk Hidup Semakin Sehat!

Wohooo! TravelNBlog akhirnya mengadakan lomba nge-blogging lagi! Kali ini temanya adalah apa yang bisa kita lakukan di Jakarta selama 24 jam? Jawabannya cukup susah! Karena dipikir-pikir, banyak juga kegiatan yang bisa dilakukan selama 24 jam di Jakarta. Tetapi saya juga ga’ heran kok dengan banyaknya orang yang menganggap “tidak ada” yang bisa dilakukan di Jakarta… Well, kenapa gitu ya? Pertama, orang yang berkata begitu biasanya sudah bosan tinggal di Jakarta, sudah bosan dengan kegiatan yang dirasa itu-itu saja. Lalu mereka pun hanya terfokus dengan kegiatan “normal” yang biasa dilakukan oleh manusia-manusia modern di kota besar Jakarta, seperti, ke Mall. Iya, ke Mall. Mall, Mall dan Mall. Rasanya sudah menjadi gaya hidup masyarakat Jakarta, karena terlalu banyaknya Mall di setiap sisi bilangan kota Jakarta.

Gunakan-Waktu-24-Jam-Mu-Di-Jakarta-001Kali ini saya ingin melihat aktifitas yang bisa dilakukan selama 24 jam di Jakarta dari sisi yang beda. Karena saya penggiat Yoga dan suka dengan hal-hal yang “sehat” (ps : ini adalah cara halus saya untuk bilang bahwa saya ingin kurus!), jadi saya ingin membagikan kepada kamu apa yang bisa dilakukan di Jakarta jika kamu berada di sini selama 24 jam. Selain kamu bisa melihat-lihat kota Jakarta, mengenali kota ini lebih lagi, kamu pun bisa sekalian hidup sehat. Asyik kan?!

Pukul 07.00 – 09.00          : CFD-an (Car Free Day) di Kawasan Sudirman – Thamrin

Gunakan-Waktu-24-Jam-Mu-Di-Jakarta-002

CFD-an disini maksudnya adalah program pemerintah Jakarta yang membebaskan jalan utama di kawasan Sudirman – Thamrin dari kendaraan bermotor, kecuali TransJakarta, setiap hari Minggu. Situasi ini membuat jalanan jadi lenggang dan masyarakat bisa melakukan kegiatan-kegiatan sehat bareng keluarga, teman, bahkan gebetan, seperti lari pagi, sepedaan, jalan kaki, skateboarding, atau jalan-jalan pagi bawa anjingnya. Bahkan kesempatan ini tidak dilewatkan oleh mereka-mereka yang hanya ingin sekedar melihat-lihat dan temu kangen dengan abang-abang jajanan makanan jadul maupun modern. Tidak ketinggalan juga, banyak lapak dadakan yang digelar menjual barang ini itu, sehingga jalanan Sudirman-Thamrin jadi semakin meriah. Kalau kamu sedang di Jakarta pada hari Minggu, jangan sia-siakan untuk ikutan ngerasain CFD-an. Secara resmi, jalanan ditutup hingga pukul 11 pagi. Tetapi kita ga usah lama-lama disini, karena kita akan lanjut ke kegiatan selanjutnya…

Pukul 10.00 – 11.00          : Ikutan Kelas Yoga

Gunakan-Waktu-24-Jam-Mu-Di-Jakarta-003Ikutan kelas yoga bisa di mana saja. Sekarang ini semakin berjamur tempat-tempat yang mengadakan kelas Yoga. Apalagi semenjak Jakarta ikut menyelenggarakan International Day of Yoga tanggal 21 Juni lalu. Tetapi favorit saya adalah pergi ke Bikram Yoga yang ada di Kemang Village. Bukan, ini bukan iklan promosi. Tetapi saya suka Bikram Yoga karena melatih konsentrasi di ruangan bersuhu 42 derajat. Tetapi buat kamu yang ingin ikutan yoga yang “normal-normal” saja, boleh juga melengos ke Dini Yoga di Kemang (sekali lagi bukan berbayar yaaa). Selain tempat-tempat yoga tersebut, kamu bisa mendapatkan puluhan kelas yoga lainnya di Jakarta kalau mau cek dari internet 🙂 Sejam saja ikutan yoga, rasanya segaarrr banget! Apalagi kalau habis yoga kita langsung berangkat ke tempat berikutnya…

 

Pukul 12.00 – 13.00          : Makan Siang di Organic Café

Salah satu Organic Café favorit saya adalah sebuah café kecil namun menyenangkan yang berada di jalan Raya Fatmawati. Coba deh kesana. Namanya Mars Kitchen. Denger-denger yang punya artis, tapi saya kurang paham siapa dia, karena pasti dia juga ga kenal saya, jadi saya juga ga niat cari tahu. Yang pasti sih, smoothies di tempat ini enaaakk.. Lalu makanannya sehat punya, karena bahan-bahan yang digunakan itu dari bahan-bahan organic. Duh, makan tanpa rasa bersalah, siapa sih yang ga mau?

Pukul 14.00 – 17.00          : Berkunjung ke Rumah Kebun Astuti

Gunakan-Waktu-24-Jam-Mu-Di-Jakarta-004Gunakan-Waktu-24-Jam-Mu-Di-Jakarta-006

Apa istimewanya Rumah Kebun Astuti? Dari Fatmawati ke Rumah Kebun Astuti yang terletak di Cinangka ini memang cukup jauh. Tetapi di tempat ini kita bisa belajar banyak tentang menanam tumbuh-tumbuhan, serta juga membawa pulang hasil kebunnya yang organic (setelah membayar tentunya). Disini kita akan melihat sisi lain dari kota Jakarta, karena areanya yang hijau dan tenang serta jauh dari kebisingan, maka kita akan merasa lebih santai. Bahkan kita bisa menikmati sajian makanan dari hasil tanam di Rumah Kebun Astuti. Disini kita tidak hanya singgah dan melihat, tetapi kita akan belajar jenis-jenis tumbuhan serta proses menanamnya. Kita akan lebih bisa menghargai alam dan makanan alami yang ternyata lebih menyehatkan.

Gunakan-Waktu-24-Jam-Mu-Di-Jakarta-005

Pukul 18.00 – 20.00          : Time to Body Treatment!

Nah, setelah seharian jalan-jalan, ga ada salahnya memanjakan diri dengan mengambil paket body treatment di tempat spa & massage yang tersedia. Kalau saya disuruh pilih, saya akan pergi ke Dian Kenanga atau Java Massage, di Kemang. Dengan adanya body treatment, lelah di tubuh kita akan tergantikan dengan energi yang baru. Mumpung sedang di Jakarta, cobain sensasi berpijat yang menyehatkan.

Pukul 20.00 – 22.00          : Kongkow-kongkow Kece di Rooftop

Ok, tubuh sudah terasa lebih relax, sekarang saatnya memilih tempat yang tenang dan enak untuk menikmati jam-jam terakhir 24 jam di Jakarta. Pilihannya bisa di Colony, Kemang atau tempat lainnya. Di Kemang sendiri banyak tempat makan asyik yang bisa kamu pilih sesuai dengan selera kamu. Tetapi saya memilih Colony karena letaknya yang berada di rooftop outdoor maupun indoor. Pilihan saya biasanya di balcony outdoor, karena tempat tersebut lebih terasa segar dengan adanya semilir angin malam.

Pukul 23.00                         : Tidur Sehat

Olahraga sudah, belajar menanam dan menambah pengetahuan sudah, lalu memanjakan diri dengan pijatan-pijatan menyenangkan sudah, kongkow kece di salah satu café di Jakarta sudah, oke, waktunya sekarang kita kembali ke tempat kita. Temu kangen dengan si kasur empuk yang sudah siap sedia mendengar celoteh cerita kita seharian tadi, lalu semoga cerita tersebut terangkai menjadi sebuah mimpi indah.

Berkeliling di kota Jakarta, tidak melulu harus beranjak dari satu tempat wisata ke tempat wisata lainnya. Dengan mengenal kota Jakarta dari sisi yang lain, kita jadi semakin tau kalau banyak sekali kegiatan yang bisa dilakukan di kota kita tercinta ini. Kalau kamu punya waktu 24 jam di Big Durian city, what are you gonna do?

Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba blog “Blog Competition #TravelNBlog 4: Jakarta 24 Jam“ yang diselenggarakan oleh @TravelNBlogID

 

Cheers,

Dea Sihotang

Disclaimer

Advertisements

5 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s