Jagalah KEBERSIHAN. Susah banget emangnya ya?

Jagalah-Kebersihan-Deasihotang (2)
Ignorant to the max. Entah hati nurani dimana buat mereka yang suka buang sampah sembarangan dan pura-pura ga tau efeknya akan seperti apa.

 

Rasanya gemes, kesel, waktu jalan-jalan sore tadi di sebuah pantai di kota Kupang dan melihat banyaknya sampah dimana-mana. Duh Gusti, mau kapan sih sadarnya orang-orang Indonesia kita tercinta ini, kalau buang sampah itu ga boleh sembarangan dan efeknya sangat besar dari generasi ke generasi!

 

Coba lihat di TV, jangan heran kalau banyak banjir sekarang dimana-mana. Apalagi kalau sudah mulai musim hujan. Emang sih kelihatannya sepele, palingan juga cuma satu botol *qua aja, ah cuma bungkus permen, ah cuma sebungkus Chiki, ah cuma popok bayi. Popok bayi? Di buang di pinggir pantai gitu??? Berikut dengan isi-isinya??? Plisss dehhhh…

 

Rasanya miris hati waktu melihat segala macam plastik dari berbagai merk terdampar dengan menyedihkan di pinggir pantai yang ironisnya sedang dinikmati oleh banyak orang. Lalu mereka berphoto ria dengan background sampah! Apa bagusnya sih? Kalau mereka posting di media sosial mereka, apa ga akan kena bully tuh dengan background sampah dimana-mana… Lalu mulai nyalahin pemerintah karena dibilang ga ngerawat tempat-tempat umum. Pemerintah itu lembaga. Yang hidup sehari-hari ya penduduknya. Kalau setiap orang ga bisa bertanggung jawab dengan perbuatan tangannya, ya selamat deh kamu berhasil bikin Negara ini semakin jorok dan kotor.

Jagalah-Kebersihan-Deasihotang (1)
Kamu yakin? Happy main di pantai yang kotor begini? Kalau engga, jangan buang sampah sembarangan dong.

Kesal bercampur amarah sore ini ketika menyusuri pantai dan melihat sampah berserakan dimana-mana. Duh manusia, apa ga bosen digigit nyamuk dengan kotoran melimpah di sekeliling kamu? Lalu kamu masih bisa enjoy aja gitu makan pisang Epe dan jagung bakar dengan pemandangan sampah dimana-mana? Saya sih engga. Yang ada kesel dan akhirnya ngeloyor pergi.

 

Masalah terbesar kenapa pariwisata kita tidak maju adalah perilaku masyarakatnya yang menganggap bumi ini sebagai tempat sampah pribadi mereka. Tahu kah kamu berapa lama waktu yang diperlukan sebuah botol plastik untuk terurai? 450 tahun! Bahkan karena perbuatan tangan kita saat ini, generasi kita berkali-kali lipat berikutnya akan mengalami kesusahan karena keegoisan dan ketidakperdulian kita akan sampah.

Jagalah-Kebersihan-Deasihotang (3)
Ignorant to the max. Udah tau ada tempat sampah, sampah bekas perutnya masih juga di buang di luar tempat sampah. Ckckckckkk…

Plis, just plis, berpikirlah dua kali sebelum melemparkan sampah dari kaca mobilmu, atau meninggalkan jejak yaitu sampah-sampah hasil konsumsi perutmu di tempat-tempat indah yang seharusnya tetap indah. Plis, just plis, kalau ga mau di bilang bego, pakailah otak yang sudah dikasih Tuhan dari semenjak kamu lahir. Apakah Tuhan menyuruh kamu untuk buang sampah dimana saja? Lalu apa itu maksudnya slogan dari jaman kita SD yang bilang bahwa “Kebersihan adalah sebagian dari iman.” Kamu ga punya iman dong kalau kamu jorok gitu dan suka ninggalin sampah dimana-mana?

 

Jangan cuma bisa khotbah fanatik di media sosial ngomongin nabi A, B, C, D, E kalau di rumah sendiri aja, sampah kamu berserakan, kamar mandi jorok, lalu keluar dari rumah juga kerjanya nebarin sampah dimana-mana. Jangan ngomel-ngomel tempat wisata jadi jorok, kalau ternyata kamu sendiri ga bisa jadi pelancong yang bertanggung jawab. Malu lah dengan bumi setiap kali tangan mau buang sampah. Malu lah dengan laut kalau sampai ada popok bayi melayang-layang di airnya yang seharusnya jernih. Malu lah dengan matahari kalau dia sampai menyinari tanah yang terdapat berbagai macam plastik dari berbagai merk. Malu lah dengan diri sendiri kalau buang sampah ditempatnya aja kamu ga bisa.

 

Sekian. Karena udah bosen marah dan kesal perihal ini. Mulut berbusa-busa tapi tetap saja ada orang di sekeliling kita yang kita pikir ga akan buang sampah sembarangan, tetapi tetap juga cuek ngelakuin itu. Ignorant to the max! Buat kamu yang baca artikel ini, plis, mulai sekarang jangan lagi buang sampah sembarangan. Nanti Dea marah bin kesel bin bawel. Sekian lagi deh.

 

Salam kesal,

Dea Sihotang

Disclaimer

 

Advertisements

5 comments

  1. Sepakat banget sama postingnya. Ndak di Kupang, ndak di Istana Pagaruyung, ndak di HI, ndak di Ancol. Masalah klasik. Ketika bangsa lain beranjak pada urusan memilah sampah, kita bahkan masih bermasalah dengan membuang sampah 😦

    Liked by 1 person

  2. Bener banget! Ini masalah merajalelahhhh… Bukan cuma di Kupang juga. Bahkan kadang di depan mata sendiri, di depan rumah, di angkot, di jalanan ke kantor, argghhh… Sedih banget sore ini jalan-jalan ke pantai malah nemu yang beginian…

    Like

  3. http://polrespangkajenekepulauan.com/2016/01/tertoreh-sejarah-polres-pangkajene-kepulauan-rayakan-tahun-baru-di-bawah-laut-dan-bentuk-timsus-berantas-illegal-fishing-di-malam-hari/

    Sent from my iPhone4

    AKBP M. HIDAYAT B, SH, SIK, MH AKPOL94/TP, PTIK36/AL & SESPIM49

    “Perbaiki Terus Kapalmu krn Lautan Akan Semakin Dalam”

    Jabatan : Kapolres Pangkajene Kepulauan

    EMAIL: dayatonya@gmail.com WEBSITES : http://www.mohammadhidayat-sh-sik-mh.com

    HP : 0818200082

    >

    Like

  4. Salam kesal juga mba ;( . Kemarin baru aja dari curug di kawasan Gunung Bunder bogor. Cuurgnya bagus alhamdulillah. Tapi sayang, sampah di mana-mana di area batu-batuan curug. Yang bikin sedih, kebanyakan sampah itu ya plastik. Dari botol plastik soft drink, bekas mie instan, bekas bungkus kacang :'(( . Sampe ada abg-abg pada makan nasi bungkus di area dekat curug.. duh ya, kalau gak ada tempat sampah mbok di taro di plastik dulu sementara atau kalau gak kelaperan banget, ga usah makan di lokasi >,< KZLLL! *mba maap numpang curhat jadinya hehe..

    salam kenal 😉

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s